Awal Ramadhan dan Idul Fitri adalah
dua hari yang banyak menyita energi kaum muslimin di belahan dunia khususnya
Indonesia. Banyak energi dan juga finansial yang terbuang gara-gara hari ini.
Lebih dari itu kerapkali diwarnai aduh argumen bagi mereka yang merasa dalilnya
benar dalam penetapan hari ini. Hujat-menghujat acapkali diarahkan kepada
golongan yang berseberangan.
Alamatnya jelas, menyerang Muhammadiyah yang punya
patokan sendiri yang berbeda dengan kebanyakan ormas maupun pemerintah.
Muhammadiyah menggunakan hisab
Haqiqi Wujudul Hilal atau WH untuk penetapan dua hari ini. Hanya dengan
perhitungan matematis saja Muhammadiyah sudah yakin akan kebenarannya. Sehingga
Muhammadiyah tidak akan pernah melakukan rukyat untuk membuktikan hal munculnya
hilal di ufuk barat di akhir bulan. Jauh-jauh hari Muhammadiyah pun sudha dapat
menentukan agenda terbaiknya karena kedua hari itu sudah dapat ditentukan.
Berbeda dengan pemerintah dan sebagian ormas lainnya yang
masih berpedoman pada rukyat. Mereka akan disibukkan dengan intip-mengintip
hilal di penghujung bulan. Kepastian pun belum di dapat sebelum detik. Itu pun
belum cukup, masih ada sidang isbat yang melibatkan berbagai unsur ormas dan
pemerintah. Kesaksian saja tidak cukup untuk menjadi putusan. Acapkali
kesaksian dimentahkan dalam sidang ini dan diabaikan. Sehingga putusan berbeda
dengan kesaksian di lapangan. Kesulitan lainnya pasti dirasakan masyarakat yang
simpang siur dengan kepastian. Jadi besok apa lusa. Hal ini juga dikarenakan
sidang isbat yang tidak praktis dan menghabiskan banyak waktu dan tentunya
biaya.
Berikut ini Awal Puasa dan Hari Raya 1435 H berdasar Almanak
Muhammadiyah 2014 :
- Awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu 28 Juni 2014. Kemungkinan besar awal Ramadhan akan berbeda antargolongan dan pemerintah mengingat tinggi hilal saat matahari terbenam tanggal 27 Juni 2014 hanya berkisar 0, 31 derajat untuk markaz Yogyakarta. Pemerintah besar kemungkinan baru akan melaksanakan puasa di hari Ahad tanggal 29 Juni 2014.
- Hari Raya Idul Fitri atau 1 syawal 1435 H jatuh tanggal 28 Juli 2014 bertepatan dengan hari Senin. tinggi Hilal di Yogyakarta saat itu 3, 37 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam tanggal 27 Juli 2014. Berarti Menurut Hisab WH Muhammadiyah puasa genap 30 hari. Mengingat besaran derajat hilal hanya 3 derajat, ada kemungkinan hari raya bisa berbeda.
- Idul Adha jatuh pada tanggal 4 Oktober 2014 bertepatan dengan hari Sabtu. Besar kemungkinan Idul Adha akan berbeda antara Muhammadiyah dan Pemerintah karena tinggi hilal diatas ufuk pada tanggal 1 Dzulhijjah ganya sekitar 0, sekian derajat saja.
Demikian info awal puasa dan hari raya menurut kalender
Muhammadiyah. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.
Judul: Awal Ramadhan dan Idul Fitri
1435 H berdasarkan Almanak Muhammadiyah 2014; Ditulis oleh Riyono
Putra Penanggungan; Rating Blog: 5 dari 5
assalamualaikum wr wb
AntwoordVee uituntuk indonesia awal puasa ramadan hari senen tgl 30 juni 2014. semoga kita mendapat safaat di yaumil masar kelak amin . landasan hisab da rukyat itu tertulis di tiang aras urutan urufnya di lihat rasullulah saw di saat israk dan migrat, tentu allah sang pencipta alam yang menuliskannya ini metode yg kita pakai untuk menentukan awal puasa ramadan dan bulan hijriyah dan juga titik nol derajatnya revolusi bulan mengelilingi bumi bukan pada ijtimak (kunjungsi), lebih jelasnya baca rotasibulan.blogspot.com